Gara-gara Buku Itu


Beberapa hari yang lalu. Secara kebetulan, saya melihat sebuah buku kecil berdebu tergolek begitu saja diantara tumpukan barang-barang rongsok milik nenek istri saya —katanya mau di ‘kilo’ ke tukang rongsok. Cover bukunya berwarna ijo, dengan gambar seorang anak laki-laki sedang melamun di atas tempat tidur lengkap dengan selimut hangatnya. Judulnya: “Tommy si Pengadu (dan cerita-cerita…

Penjaga Kubur Nyai Laras (cerpen S Prasetyo Utomo — Kompas, 7 April 2013)


SIAPA berani membongkar kubur Nyai Laras di atas bukit yang diratakan dengan jalan raya? Di puncak senyap bukit gersang tiada henti gemuruh begu mengeruk tanah berbongkah-bongkah, truk-truk menderu menuruni jalan aspal. Tercecer-cecer guguran tanah sepanjang pinggang bukit. Mandor Karso berkacak pinggang. Mengepulkan asap rokok. Mengawasi sopir-sopir truk mengangkut bongkahan-bongkahan tanah, menyusuri jalan raya. Mereka, sopir-sopir…

Ini dia, teknis & alamat emailnya..


Ketika kita menulis, sudah hampir pasti tujuannya ingin di baca orang lain sebanyak mungkin. Jarang jarang orang nulis kemudian dibiarkan begitu saja lalu dibuang. Perkara tulisan itu bagus atau tidak (atau bahkan parah sekalipun) itu urusan belakangan. Biarkan saja, yang penting kita nulis, pesannya nyampe. Itu saja dulu. Lama lama juga akan teralatih. Asalkan kita…